Dampak APBN dan APBD Terhadap Perekonomian

By | September 30, 2016

Apa Sih Dampaknya?

 Anggaran Pendapatan & Belanja Negara (APBN) merupakan bagian tak terpisahkan menurut perekonomian secara agregat. Hal ini ditimbulkan setiap perubahan yang terjadi pada variabel – variabel ekonomi makro akan berpengaruh besaran-besaran pada APBN.
 Sebaliknya, setiap terjadi perubahan dalam kebijakan APBN (sebagai percerminan kebijakan fiskal) yg diambil pemerintah pada gilirannya pula akan memengaruhi aktivitas perekonomian.

Dampak apbn dan apbd terhadap pertumbuhan dan pembangunan

Fungsi APBN

 Saat ini, kebijakan anggaran negara mempunyai peranan yg cukup krusial dalam mendorong aktivitas perekonomian, terutama ketika dunia bisnis belum sepenuhnya pulih akibat terjadinya krisis ekonomi beberapa tahun yang kemudian.

Fungsi kebijakan aturan anggaran melalui kebijakan stimulasi fiskal, diharapkan akan mampu untuk meningkatkan proses pemulihan ekonomi, yang tercermin dari fungsinya pada permintaan agregat.
 Hal ini sejalan menggunakan Teori Keynesian, bahwa stimulasi fiskal melalui “government expenditure” baik belanja barang dan jasa maupun belanja investasi atau modal akan bisa membantu menggerakkan sektor riil.

 Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau biasa disingkat dengan APBN & APBD bisa berdampak pada peningkatan pembangunan & pertumbuhan ekonomi menggunakan menaikkan pendapatan & penghematan pengeluaran. Adapun imbas APBN & APBD terhadap perekonomian masyarakat diantaranya:

1. Meningkatkan perkembangan ekonomi masyarakat,maksudnya dapat mengetahui besarnya GNP dari tahun ke tahun.
2. Menciptakan kestabilan keuangan atau moneter negara, karena dapat mengatur jumlah uang yg beresar di masyarakat.
3. Menimbulkan investasi masyarakat, karena bisa mengembangkan industri industri dalam negeri.
4. Memperlancar distribusi atau pengedaran pendapatan, maksudnya dapat mengetahui sumber penerimaan dan penggunaan untuk belanja pegawai dan belanja barang.
5. Memperluas kesempatan kerja, lowongan kerja serta peluang kerja, karena itu terdapat pembangunan proyek – proyek negara dan investigasi negara, sebagai akibatnya bisa membuka lapangan kerja yang baru dan bisa menaikkan kesejahteraan hidup rakyat.

    APBN dinyatakan surplus apabila pendapatan atau penerimaan negara dari pajak lebih besar dari dana yang di keluarkan negara.

    belanja pemerintah pusat dalam apbn antara lain:

    1. belanja pegawai
    2. belanja barang
    3. belanja modal
    4. pembayaran bunga utang
    5. subsidi
    6. belanja hibah
    7. bantuan sosial
    8. belanja lain-lain.
    semoga bermanfat untuk teman teman semua.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *