-->

3 Faktor Penyebab Badan Orang Gemuk

Mengapa Orang Bisa Menjadi Gemuk? 

 Gemuk memang selalu menjadi momok yang menakutkan banyak orang. Tidak hanya remaja yang lagi demen bergaya, tetapi juga bagi kaum wanita yang sudah berkeluarga, bahkan kaum pria di segala usia.
3 faktor penyebab gemuk seseorang

 Selama ini, ada banyak desas-desus penyebab kegemukan, antara lain gemuk karena faktor genetik dan karena banyak makan. Memang, ada banyak fenomena di luar sana. Dua orang yang sama-sama makan banyak belum tentu akibatnya akan sama.

  Bisa jadi, satu di antara mereka menjadi gemuk, satunya lagi kurus. Mengapa hal ini bisa terjadi? Apa penyebab seseorang bisa menjadi gemuk?

 Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan seseorang menjadi gemuk, antara lain: 

1. Faktor genetik
Faktor genetik / turunan penyebab gemuk


  Cobalah untuk menengok orang-orang di sekeliling Anda. Adakah ada satu keluarga yang anggota keluarganya gemuk semua? Atau kurus semua?. Memang, gen diduga menjadi faktor penyebab kegemukan

  Tetapi, pengaruhnya amat kecil, yakni cuma 30 %. Dan tidak dimungkiri, kegemukan dapat diturunkan dari generasi sebelumnya pada generasi berikutnya di dalam sebuah keluarga. Itulah sebabnya kita sering menjumpai orangtua yang gemuk cenderung memiliki anak-anak yang gemuk pula.

  Hal ini bisa disebabkan gara-gara pada saat ibu yang obesitas(kegemukan) tengah hamil, maka unsur sel lemak yang berjumlah besar dan melebihi ukuran normal, secara otomatis akan diturunkan kepada sang bayi selama dalam kandungan.

  Tidak heran jika ada beberapa bayi yang baru lahir memiliki unsur lemak tubuh yang relatif sama besar.

2. Makan berlebihan, tapi kurang gerak 
Banyak makan kurang gerak penyebab gemuk

  Memang, tidak semua orang yang makan banyak akan menyebabkan kegemukan. Tapi, tidak bisa dimungkiri bahwa orang yang makan berlebihan, apalagi jika tidak diimbangi dengan olahraga, akan memicu kegemukan.

   Kondisi demikian bisa dianalogikan "lebih besar pasak daripada tiang". Maksudnya, pemasukan lebih besar daripada pengeluaran sehingga nutrisi yang berlebih ditabung dalam bentuk lemak di tubuh. 

 Orang-orang yang kegemukan tidak pernah menggunakan tabungan ini, tapi malah terus menambah tabungan dengan semakin banyak makan setiap hari. Selain itu, orang yang gemuk cenderung makan bila ia merasa ingin makan, bukan makan pada saat ia lapar.

  Apa hubungannya dengan berat badan dan gerak?.

  Pada dasarnya, tingkat pengeluaran energi tubuh sangat peka terhadap pengendalian berat tubuh. Pengeluaran energi ini tergantung pada tingkat aktivitas (misalnya olahraga) dan angka metabolisme basal atau tingkat energi yang dibutuhkan untuk mempertahankan fungsi minimal tubuh. 

 Dari kedua aspek tersebut metabolisme basal mempunyai tanggung jawab dua pertiga dari pengeluaran energi orang normal.

 Pada saat Anda bergerak (melakukan aktivitas, misalnya olahraga), kalori dalam tubuh Anda terbakar. Semakin sering bergerak, semakin besar jumlah kalori yang terbakar. Kalori ini secara tidak langsung akan memengaruhi sistem metabolisme basal.

  Orang yang duduk bekerja seharian bakal mengalami penurunan metabolisme basal tubuhnya. Dengan kata lain, dapat dikatakan bahwa olahraga dapat membantu mengatur berfungsinya metabolis normal.

3. Pengaruh emosional (emotional eating) 
Faktor emosional / stress penyebab gemuk

Anda tentu pernah mendengar atau bahkan melihat orang yang banyak makan saat stres, bukan?

 Nah, merekalah yang disebut sebagai orang yang mempunyai emotional eating. Biasanya, orang yang mempunyai berat badan berlebih kesulitan menahan lapar, terutama di saat mereka merasakan tegang, cemas dan stres.

   Baca : pengertian diet yang salah?

 Dan ternyata, eksperimen ilmiah telah membuktikannya. Dalam suatu studi yang dilakukan White (1977) pada kelompok orang dengan berat badan berlebih dan kelompok orang dengan berat badan yang kurang, dengan menyajikan keripik (makanan ringan) setelah mereka menyaksikan empat jenis film yang mengundang emosi yang berbeda, yaitu film yang tegang, ceria, merangsang gairah seksual dan sebuah ceramah yang membosankan.

 Pada orang gemuk didapatkan bahwa mereka lebih banyak menghabiskan keripik setelah menyaksikan film yang tegang dibandingkan setelah menonton film yang membosankan. Sedangkan pada orang dengan berat badan kurang selera makan keripik tetap sama setelah menonton film yang tegang maupun film yang membosankan.

0 Response to "3 Faktor Penyebab Badan Orang Gemuk"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel