Kesalahan-Kesalahan dalam Pelaksanaan Program Diet

By | September 20, 2019
 Disadari atau tidak, beberapa wanita yang sedang menjalani proses diet kadang melakukan kesalahan-kesalahan berikut:
1. Jarang makan pagi 
Biasanya orang yang berdiet beranggapan perlu untuk mengurangi porsi dan frekuensi makannya. Dan jalan yang banyak ditempuh antara lain dengan menjarangkan makan pagi. Ini justru berdampak kurang baik bagi kesehatan. Bagaimana pun, sarapan dengan memilih makanan tepat di pagi hari sangat penting. Ini ditujukan untuk menyuplai energi yang diperlukan tubuh dalam menghadapi rutinitas pagi. Sarapan pagi ini justru bermanfaat agar kita terhindar dari mengonsumsi makanan ringan bergula atau berlemak saat merasa lapar.
2. Makan makanan bebas lemak berlebihan 
Biasanya orang terpaku pada cara mengurangi kadar lemak tubuh dalam diet. Oleh karena itu, kadang orang cenderung berpikiran harus mengurangi konsumsi makanan berlemak dan banyak mengonsumsi makanan bebas lemak. Sebagian bahkan berlebihan dalam konsumsi makanan bebas lemak. Padahal sebenarnya, makanan bebas lemak tidak berarti makanan itu mengandung kalori rendah.
3. Konsumsi salad
 Karena banyak yang mengidentikkan diet dengan konsumsi sayur dan buah, maka sebagian besar orang berpikiran bagaimana caranya agar perut kenyang dengan makan sayur dan buah yang rasanya enak. Nah, salad menjadi menu pilihan. Padahal sebenarnya, salad mengandung kalori yang tinggi seperti halnya hamburger. Terlebih lagi jika sayuran itu ditutupi dengan keju, roti kering, dan kuah berlemak tinggi.
4. Lebih suka minum jus buah daripada makan buah segar
 Banyak yang merasa mengonsumsi jus buah jauh lebih praktis dan zat-zat dalam buah dipercaya akan lebih mudah diserap tubuh. Padahal, mengonsumsi buah-buahan segar jauh lebih baik. Hal ini disebabkan dalam buah segar tersebut banyak ditemukan fiber atau serat sebagai komponen makanan yang penting untuk diet.
5. Membatasi dengan ketat konsumsi kalori 
 Rata-rata tubuh membutuhkan 1.200 sampai 1.500 kalori setiap hari untuk dapat berfungsi dengan baik. Nah, kalau jumlah kalori yang disuplai ke tubuh dibatasi sedemikian ketat, maka bukan tidak mungkin justru akan memperlambat metabolisme tubuh. Akibatnya, akan timbul masalah kesehatan seperti anemia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *