-->

Kurangi Berat Badan Dengan Sedot Lemak

Diet dengan Sedot Lemak
 Sebagai wanita Anda tentu ingin memiliki tubuh langsing dan ideal. Berbagai cara dilakukan dari diet mandiri sampai yang menggunakan keahlian para medis. Salah satu cara adalah dengan sedot lemak.

 Sedot lemak (Iliposuction) merupakan suatu prosedur yang dilakukan untuk membantu memperindah bentuk tubuh dengan cara membuang lemak-lemak yang tidak diinginkan di daerah tertentu seperti perut, pinggul, bokong, paha, lutut, lengan, pipi, dagu, dan leher.

 Sebenarnya metode tradisional yang terbaik untuk membuang lemak adalah dengan diet dan olahraga teratur. Namun, sedot lemak dapat membantu membuang lemak-lemak yang sulit dihilangkan hanya dengan diet dan olahraga.

 Perlu Anda perhatikan bahwa tujuan utama sedot lemak adalah untuk memperbaiki bentuk tubuh yang banyak menimbun lemak agar tercapai bentuk tubuh yang ideal dan proposional, bukan untuk menurunkan berat badan.

 Bagaimana prosedurnya? Dokter akan menyuntikkan obat anestesi di bawah kulit, membuat lubang kecil pada kulit (3-4 mm) dan memasukkan jarum tumpul pada jaringan lemak yang akan disedot. Jarum tumpul tersebut berfungsi menyuntikkan obat bius lokal (tumescent) pada lemak yang akan dibuang. (Catatan: prosedur bisa diawali dengan proses pembiusan lokal, regional (block anaesthesia), atau dengan bius total bila diperlukan.) Setelah menunggu 15-20 menit, baru liposuction dilakukan.

 Penyedotan dilakukan dengan menggunakan kanula (vacuum-suction cannula), yaitu suatu pipa tumpul berdiameter sekitar 4 mm (sebesar sedotan minuman), yang digerak-gerakkan maju-mundur guna menyedot keluar lemak tubuh. Setelah bentuk tubuh yang diinginkan tercapai, penyedotan dihentikan. Selesai operasi, lubang kecil pada kulit akan dijahit dengan 1-2 jahitan, jadi bekas pada kulit hanyalah sebesar 4-5 mm saja. Sekali tindakan, lemak yang boleh disedot maksimal 2000 ml (2 L).

 Lebih dari itu, risiko yang ditimbulkan akan lebih besar. Karena sedot lemak merupakan suatu tindakan bedah, prosedur ini harus dilakukan oleh seorang dokter spesialis kulit, bedah/ plastik, atau dari spesialis lain yang berpengalaman, dengan mengutamakan prosedur sterilitas, dilengkapi sarana kesehatan yang memadai untuk mengantisipasi keadaan darurat.

 Biasanya proses penyembuhan pasca-tindakan berlangsung sekitar 1-2 minggu, tergantung kondisi masing-masing individu. Kemudian,daerah yang habis disedot dibalut dengan korset yang elastis. Bila ingin beraktivitas yang berat baru boleh dilakukan minimal sebulan setelahnya.

 Sedot lengkap belum tentu cocok untuk setiap orang. Ada syarat-syarat yang harus dipenuhi sebelum menjalani prosedur sedot lemak ini, yaitu: 

* Tidak memiliki riwayat penyakit-penyakit seperti jantung, diabetes, gangguan pembekuan darah. 
* Tidak terlalu gemuk, berat badan mendekati berat ideal. 
* Kulit masih elastis, dengan tujuan agar dapat mengencangkan kembali setelah dilakukan penyedotan lemak. Untuk mengetahui elastisitas kulit diperlukan pemeriksaan dokter. 
* Punya tingkat kedisiplinan tinggi, sebab setelah sedot lemak tetap perlu menjaga tubuh dengan diet an olahraga.

 Diet dengan sedot lemak juga memiliki risiko, tidak seaman diet alami yang lebih kecil ataupun tidak ada sama sekali. Dampak diet ini antara lain adalah sebagai berikut: 

* Risiko yang paling sering terjadi adalah timbulnya infeksi pasca-sedot lemak. Untuk mengatasi terjadinya infeksi, dokter biasanya akan memberikan antibiotik.

* Emboli paru, terjadi karena ada bekuan darah (biasa dari tungkai/kaki) yang tiba-tiba terlepas dan menyangkut di paru-paru pada saat pembedahan, yang menimbulkan gejala- gejala napas pendek-pendek serta kesulitan bernapas 1-2 hari setelah dilakukan sedot lemak. Bila ada gejala seperti ini harus segera ke rumah sakit. Pencegahannya, setelah operasi Anda harus bergerak sedini mungkin, tidak boleh tiduran terus dan banyak minum air putih. 

* Terjadi kerusakan pada organ-organ di dalam tubuh secara tidak sengaja sewaktu memasukkan alat penyedot lemak. 

* Permukaan kulit tidak rata, bisa diakibatkan karena kondisi kulit Anda atau kesalahan prosedur oleh dokter.

 Namun, sedot lemak masih punya kelebihan. Salah satu keuntungan sedot lemak dibandingkan dengan cara lain adalah dapat mengurangi jumlah lemak secara permanen. Lemak yang dikeluarkan tidak dapat kembali lagi di tempat yang sama. Kecuali bila berat badan Anda bertambah sangat banyak.

 Sedot lemak merupakan tindakan kosmetik yang cukup aman bila dokter memahami tekniknya dengan benar, melakukan dengan teknik yang aman, memperhitungkan dosis dan mencegah segala kemungkinan komplikasi yang mungkin timbul. Bila semua itu dipenuhi, hasil sedot lemak akan menjadi efektif.

0 Response to "Kurangi Berat Badan Dengan Sedot Lemak"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel