Tips Diet Sehat Agar Tubuh Tetap Langsing dan Seksi

Mau langsing dan seksi?
  Jika jawaban Anda iya, cobalah untuk melakukan tips-tips di bawah ini.

* Catat kondisi awal tubuh Anda. Ukur lingkar pinggang, paha, lengan, dan dada Anda. Jangan lupa timbang berat badan Anda, dan jika memungkinkan cari tahu berapa persen kadar lemak dalam tubuh Anda. Ini penting agar Anda dapat mengevaluasi keberhasilan program diet Anda. Selain itu, juga dapat digunakan untuk mengetahui jika terdapat kekurangan dalam program diet yang dijalankan.

* Buat target jangka pendek yang jelas dan realistis dalam program diet Anda. Misalnya, pada bulan pertama maka berat badan harus turun dua hingga tiga kilo. Semakin realistis target yang Anda tetapkan, maka motivasi Anda akan semakin naik saat Anda berhasil mencapainya.
  Tapi ingat, dalam menentukan target, Anda juga harus memaksimalkan kemampuan yang Anda miliki. Jadi, target yang Anda buat sesuai dengan kemampuan Anda dan realistis.

*Lakukan olahraga secara teratur. Investasikan waktu Anda benar-benar untuk mencapai tujuan Anda dalam diet. Latihan angkat beban dan mengakhirinya dengan cardio di atas treadmill merupakan merupakan latihan yang cukup baik bagi Anda.

*Kaji ulang menu makanan Anda. Banyak orang yang mengartikan diet dengan 'mengurangi makanan.' padahal yang seharusnya dilakukan dalam diet adalah 'mengurangi kalori.' meskipun demikian, pengurangan kalori ini tidak dapat dilakukan dengan serta-erta. Anda tetap harus memer- hatikan kesehatan dan kebutuhan kalori oleh tubuh Anda.

 Pengurangan kalori pada tahap awal yang cukup drastis hanya akan membuat tubuh memasuki mode bertahan hidup (kurang gizi) sehingga tidak akan membakar lemak. Dengan kata lain, mengurangi makanan terlalu drastis tidak akan dapat menurunkan berat badan. Metabolisme tubuh akan diturunkan. Ini akan tampak saat kita mencoba mengurangi makan, dari tiga kali sehari menjadi dua kali sehari. Pada tahap awal mungkin akan terasa sangat lapar.

 Namun jika ini diteruskan dan telah berjalan sekitar dua minggu, maka tubuh sudah dapat beradaptasi. Dalam hal ini, tubuh tidak akan merasa lapar lagi walaupun kita hanya makan dua kali sehari. Rasa lapar yang menghilang merupakan tanda bahwa tubuh membakar kalori dalam jumlah yang lebih sedikit. Saat tubuh telah beradaptasi demikian, maka berat badan tidak akan turun.

* Makan 5 hingga 6 kali sehari. Mungkin sekilas ini terdengar aneh. Mau diet, tapi kok malah disarankan makan 5-6 kali sehari. Memang, biasanya orang makan tiga kali sehari. Namun pada kenyataannya, tubuh manusia didesain untuk makan lebih dari itu. Sebagai contohnya, saat kita sarapan jam tujuh pagi dan makan siang jam satu siang, maka sekitar jam 10 pagi kita sudah merasa lapar.

 Dan pada saat kita makan malam jam 19:00, maka pada jam 16:00 kita juga sudah merasa lapar. Kebanyakan orang mengisi waktu-waktu lapar (jam 10:00 dan 16:00) tersebut dengan mengonsumsi junk food. Dan junk food adalah makanan dengan kalori tinggi tetapi tidak mengenyangkan. Oleh karena itulah, frekuensi makan yang sedikit belum tentu menjadikan kita tidak gendut. Sebaiknya waktu konsumsi junk food ini diganti dengan kon- sumsi snack yang bergizi tinggi seperti apel dan susu skim.

 Jika dihitung-hitung lagi, jika sehari makan tiga kali ditambah dengan konsumsi snack tiga kali sehari maka hasilnya adalah enam kali waktu makan. Ini adalah cara untuk menjaga me- tabolisme tubuh agar tetap stabil sehingga dapat membakar lemak lebih cepat. Jadi, yang perlu diperhatikan di sini adalah bahwa mengurangi kalori ditujukan untul menurunkan berat badan, bukan untuk mengurangi frekuensi makan.

* Pilih makanan seimbang. Jangan membeda-bedakan jenis makanan tertentu. Lemak tetap harus dikonsumsi, hanya saja harus dipilih lemak yang baik seperti dari kacang-kacangan, avokad dan lain-lainnya.
 Lemak diperlukan untuk melarutkan berbagai jenis vitamin. Selain itu, lemak juga diperlukan untuk menjaga kestabilan hormon tubuh. Oleh karena itu, keberadaannya tetap diperlukan tubuh dalam batas-batas tertentu.

* Gunakan suplemen seperti omega 3.

* Konsumsi protein dalam jumlah yang cukup. Sebab, untuk memperoleh badan yang lebih kurus dibutuhkan protein yang cukup tinggi.

* Kita harus mengetahui bahwa selama tubuh menggunakan karbohidrat sebagai sumber tenaganya, maka tenaga dari lemak tetap menjadi cadangan saja yang tidak akan dipakai selama sumber energi utamanya masih ada.
 Jadi, pengurangan karbohidrat biasanya sangat berhasil membantu menurunkan berat badan. Waktu konsumsi karbohidrat yang penting adalah pada saat usai olahraga dan pada saat sarapan pagi. Pilih jenis-jenis karbohidrat yang baik yaitu yang lambat diserap oleh tubuh. Biasanya ini dikenali dengan index glikemik-nya.

* Minumlah air dengan jumlah yang cukup, yaitu sekitar 2,5 liter per hari.

* Tak perlu bersikap 'anti' pada makanan kesukaan. Meskipun diet, Anda tetap boleh makan makanan kesukaan Anda dengan catatan jumlahnya harus dibatasi (sedikit saja). Ini bermanfaat untuk menghilangkan rasa penasaran Anda terhadap makanan yang Anda jauhi.

*Santap makanan secara perlahan, selama sekitar 20 menit. Dengan begitu, Anda akan cepat merasa kenyang, karena otak manusia membutuhkan waktu 20 menit untuk menerima tanda lapar.

*Kenali tubuh Anda, maka Anda akan lebih mudah memahami dan memenuhi apa yang dibutuhkan tubuh. Berhentilah membandingkan kondisi tubuh Anda dengan tubuh orang lain.

*Jangan lakukan tindakan ekstrem seperti sama sekali tidak makan hanya untuk menjadi kurus dalam waktu singkat. Lebih baik jika Anda makan dalam porsi sedikit, namun mencakup tiga nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh dan dua camilan setiap hari untuk metabolisme yang lebih efisien.

0 Response to "Tips Diet Sehat Agar Tubuh Tetap Langsing dan Seksi"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel