-->

5 Cara untuk Mengatur Proses Metabolisme dalam Tubuh

 Apakah pencernaan Anda lancar? Apakah Anda rutin BAB? Apakah makanan yang Anda konsumsi terserap sempurna hingga berubah menjadi energi yang Anda perlukan? Apakah diet Anda tidak berhasil? Padahal Anda sudah mengurangi banyak makan?
  Perlu Anda ketahui bahwa sebenarnya diet Anda itu berhasil atau gagal semua juga tergantung pada proses metabolisme dalam tubuh Anda. Sistem metabolisme yang buruk memang merupakan salah satu keluhan umum yang biasa dialami oleh para kaum wanita. Dan metabolisme sebenarnya juga bisa kita ibaratkan sebagai "mesin" dalam tubuh kita. Jika mesin dalam tubuh kita ini rusak, maka kita akan mengalami kesulitan. Berikut ini beberapa cara untuk memperbaiki kerja dari metabolisme kita. 

* Banyak Minum Air
 Mungkin Anda bosan mendengar tentang hal ini, namun minum banyak air putih memang sangat penting. Alasan pertama adalah karena air merupakan zat paling penting dalam proses metabolisme sehingga cukup masuk akal bila Anda tidak minum banyak air maka proses metabolisme dapat terganggu.Alasan kedua saat tubuh dalam keadaan lelah, kadang kita menganggap bahwa kita sedang lapar, namun sebenarnya tubuh kita hanya berteriak minta air. Jadi, dengan minum cukup air akan mencegah Anda agar tidak makan terlalu banyak. Usahakan minum sedikitnya 2-2,5 liter air per hari! 

* Makanlah Sesering Mungkin
 Anda bisa makan 6 kali sehari namun tetap langsing. Kok bisa? Proses sering makan dalam jumlah yang tidak overload/porsi kecil ini akan memperingan kerja mesin tubuh kita, dan membuatnya tetap aktif/terlatih karena kerjanya teratur. Banyak orang melewatkan jam makannya karena ingin langsing. Mereka berpikir bahwa dengan makan sedikit berat badan akan turun. Namun kenyataannya, dengan melewatkan jam makan, hal ini akan menyebabkan tubuh kosong tanpa makanan untuk waktu yang cukup lama.

 Hal ini membuat tubuh mengalami kelaparan. Tubuh menangkap sinyal bahwa pemasukan makanan yang konstan tidak bisa diandalkan sehingga tubuh 'merasa' perlu ada penumpukan makanan/energi agar tubuh bisa tetap berenergi. Hasilnya, metabolisme kacau karena perut sekali penuh sekali kosong. Dan, berat badan pun naik akibat penyimpanan energi tadi. Oleh karena itu, dengan makan cukup secara konstan akan membuat metabolisme lancar, energi yang dihasilkan pun cukup untuk sehari, dan Anda takkan loyo saat bekerja. 

* Tingkatkan aktivitas fisik Anda
 Tingginya tingkat keaktifan Anda merupakan komponen yang tak terhingga nilainya untuk kelancaran metabolisme dalam tubuh. Walau kita tahu bahwa olahraga itu penting, tetap bukanlah hal yang efektif jika kita duduk di depan meja kantor hampir sepanjang hari, menghabiskan waktu sejam di gym, dan kemudian saat tiba di rumah, kita duduk lagi sambil nonton TV untuk menghabiskan malam.

 Meningkatkan keaktifan gerak maksudnya menyelipkan olahraga ringan pada aktivitas sepanjang hari Anda. Misalnya, memilih tangga daripada lift, melatih otot bisep dengan mengangkat botol air 1,5 liter sementara Anda sedang menonton TV, menggerakkan kaki saat Anda duduk di depan meja kantor, atau bergoyang dengan musik di radio saat Anda sedang terjebak dalam kemacetan.

* Tingkatkan konsumsi buah dan sayuran
 Mungkin sekarang Anda baru akan mengakui bahwa perkataan ibu Anda benar, sayur sangat penting, oleh karena itu, makanlah. Selain sehat dan bagus untuk pencernaan karena kaya akan serat dan air, sayur dan buah juga bebas lemak, kaya akan vitamin dan mineral yang sangat diperlukan agar metabolisme berfungsi secara maksimal. Jika kebutuhan gizi Anda tidak terpenuhi, maka sistem pencernaan tubuh otomatis akan terpengaruh. Jika Anda bukan penggemar sayur dan buah, Anda bisa melakukan siasat berikut:

 Buah mudah dibawa ke mana-mana sebagai snack. Anda bisa memotong buah dan menambahkannya pada sereal sarapan pagi. Atau, memblender beberapa jenis buah dan yogurt untuk menghasilkan minuman segar yang enak. Sayuran bisa disamarkan ke dalam olahan sup atau salad buah mayonaise.

* Latihan otot Jangan malu atau takut untuk melatih otot tubuh.
 Banyak wanita malu jika mereka berotot. Bagaimana pun wanita memang tidak diciptakan dengan dorongan untuk membangun otot (karena dorongan ini ditimbulkan oleh testosteron-hormon yang mendominasi pria). Kenyataan ini membuat wanita pasif dan tidak berminat untuk membentuk otot tubuh mereka.

 Namun, melatih otot tak berarti harus membentuk tubuh agar kekar, karena dengan latihan ini, Anda bisa mendapatkan tubuh yang padat berisi, dan tidak menggelambir. Selain itu, jaringan otot lebih mudah untuk dicerna daripada jaringan lemak sehingga hal ini bisa membakar lebih banyak kalori bahkan saat Anda beristirahat.

0 Response to "5 Cara untuk Mengatur Proses Metabolisme dalam Tubuh"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel