ada yang baru

Cerita Pendek Pohon Impian - Inspiratif

Meraup sejuta manfaat sayuran

 Bagi kebanyakan orang, sayur adalah menu pelengkap yang wajib ada saat makan. Selain menambah rasa sedap, sayur juga bisa menjadi pembangkit nafsu tersendiri (kecuali bagi orang yang memang tidak doyan sayur sama sekali). Lepas dari sifat sayuran sebagai menu pelengkap selain lauk, sayur-sayuran memang memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Brokoli, kacang panjang, wortel, buncis, dan bayam adalah contoh jenis sayur-sayuran yang banyak diminati. Di bawah ini adalah beberapa contoh sayuran yang bermanfaat bagi kesehatan dan perawatan tubuh. 

1. Brokoli

 Anda tentu kenal dengan dengan sayuran yang memiliki bentuk khas ini. Bentuknya berkerut dan biasanya berwarna hijau. Sayuran yang memiliki bentuk hampir sama dengan kembang kol ini berasal dari daerah Timur Tengah dan sudah sejak lama dibudidayakan oleh bangsa Yunani kuno. Brokoli yang memiliki nama latin Brassica oleracea merupakan tanaman sayuran yang termasuk dalam suku kubis-kubisan (Brassicaceae). Kebanyakan orang menggunakannya sebagai bahan untuk membuat sup.

 Brokoli dipercaya memiliki khasiat yang besar bagi kesehatan tubuh karena kaya akan provitamin A atau karotenoid, vitamin E, asam folat, dan vitamin C. Manfaat brokoli bagi kesehatan tubuh antara lain:
  •  Kandungan serat dalam brokoli dapat mencegah timbulnya konstipasi (sembelit).
  •  Mampu menekan risiko beragam gangguan pencernaan, seperti maag, infeksi lambung, dan kemungkinan kanker perut. Hal ini berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan di Jepang. 
  • Kandungan sulforaphane dalam brokoli meningkatkan enzim di hati. Enzim tersebut sangat berperan penting dalam menggandeng bahan-bahan karsinogen (menyebabkan kanker) yang dan mengeluarkannya dari sel. 
  • Kandungan sulforaphane dapat membunuh Helicobacter pylori (kuman pengganggu kerja lambung) dan mencegah kerusakan sel pembuluh darah pada penyakit diabetes. 
  • Sifat antiacetylcholineaterase dalam brokoli dipercaya dapat mengatasi alzheimer (berkurangnya ingatan yang paling umum ditemui di kalangan orang tua). Hal ini berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh King College di London. 
  • Kandungan vitamin A pada brokoli mengandung antioksidan yang lebih baik dibandingkan antioksidan yang dimiliki oleh vitamin C. Selain itu, manfaatnya pada peremajaan kulit sangat baik karena revitalisasi evitel vitamin A dapat menghambat dan memperlambat penuaan pada kulit.
  Ada banyak cara untuk mendapatkan manfaat dari buah brokoli. Selain bisa mengonsumsinya secara langsung, brokoli juga bisa dimasak menjadi sup atau sekadar direbus. Sebaiknya, saat Anda memasak brokoli, jangan lebih dari 5 menit 1 inchi di atas air mendidih. Karena kandungan sulforaphane di dalamnya bisa hilang bila brokoli terlalu lama dimasak.

 Perlu diketahui, kandungan sulforaphane dalam brokoli segar lebih tinggi dibandingkan pada brokoli yang direbus atau dikukus terlalu matang. Saat Anda membelinya, pastikan bahwa brokoli yang Anda pilih berwarna hijau gelap dan bertekstur jelas kasar. Hal yang penting untuk Anda ketahui ketika mengonsumsi brokoli adalah cara mencucinya. Waktu mencuci, sebaiknya pilih air kran yang dingin. Selain itu, jangan merendam brokoli terlalu lama karena bisa melarutkan zat aktif dan nutrisinya. 

2. Wortel

 Wortel termasuk jenis sayuran yang banyak digemari. Rasanya yang gurih dan renyah sangat cocok untuk dijadikan camilan bagi yang ingin berdiet. Brokoli yang ditambahkan dalam sup beserta sayuran lain akan memberikan warna yang menarik dan tentu saja, menggugah selera. Jika Anda termasuk yang benci dengan jenis sayuran yang identik dengan kelinci ini, Anda termasuk orang yang rugi karena wortel mengandung banyak zat yang sangat bermanfaat bagi tubuh.

 Wortel mengandung vitamin A yang sangat tinggi. Tidak heran jika beberapa pakar menyarankan untuk mengonsumsi wortel untuk mendapatkan mata yang bening. Selain vitamin A,  wortel juga mengandung betakaroten. Betakaroten merupakan bagian penting dari karoten. Jika tubuh diberi asupan betakaroten, tubuh akan membentuk vitamin A sesuai yang diperlukan tubuh sehingga menyantap wortel menjadikan cara yang aman untuk memperoleh vitamin A. Wortel terbukti mengandung betakaroten lebih tinggi daripada sayuran lain, yaitu mencapai 12.000 IU. Para ahli menganjurkan untuk mengonsumsi 15.000-25.000 IU vitamin A per hari.

 Wortel atau dalam bahasa latinnya disebut Daucus carota memiliki beberapa manfaat, antara lain sebagai berikut: 
  • Kandungan betakaroten yang tinggi pada wortel mampu mencegah penyakit kanker karena sifat antioksidannya yang melawan kerja destruktif sel-sel kanker. 
  • Membantu sistem kekebalan tubuh yang menghasilkan "killer cell" alami. 
  • Mencegah rabun senja dan memperbaiki penglihatan yang lemah. Kandungan pektin dalam wortel membantu menurunkan kadar kolesterol darah. 
  • Dapat membantu melancarkan pencernaan karena kandungan seratnya yang tinggi. 
  • Kandungan kalium dalam wortel dapat membantu menetralkan asam dalam darah dan vitamin A membantu hati menghilangkan toksin di dalam tubuh.

 Nah, bagaimana? Mulai tertarik untuk memasukkannya dalam menu harian Anda? Tidak ada salahnya Anda mencoba. Jika Anda hendak membeli wortel, pilihlah yang berwarna agak muda dan terang. Hal ini menandakan bahwa wortel tersebut masih muda dan segar.

3. Kacang Panjang

 Sayuran yang bentuknya panjang ini memang sangat mudah ditemui. Perawatannya yang mudah menjadikan tumbuhan yang satu ini juga sangat mudah ditanam. Kacang panjang atau vigna sinensis, mudah ditemukan di ladang, di kebun, pekarangan rumah, di sawah, atau sebagai selingan tanaman palawija lainnya. Yang paling penting adalah kandungan zat di dalamnya yang sangat berguna bagi tubuh.

 Kacang panjang mengandung betakaroten, klorofil, vitamin B1 dan B2, serat, pektin, vitamin A, B1, B2 dan C, protein, tiamin, riboflavin, fosfor, zat besi, potasium folat, magnesium, mangan, kalori, sodium, karbohidrat, dan kalsium. Beberapa manfaat dalam kacang panjang adalah sebagai berikut: 

  • Mengendalikan kadar gula darah. 
  • Mengatasi hipertensi. 
  • Memperkecil risiko stroke, kanker, dan serangan jantung. 
  • Meningkatkan fungsi organ pencernaan dan mengatasi sembelit. 
  • Memiliki sifat diuretik (peluruh kencing) tingkat sedang.
  •  Mengobati rematik, artritis, dan gangguan saluran kemih. 
  • Menjaga kulit dari gangguan jerawat, membantu pemulihan luka bakar, peluruh air seni, mengatasi diare, eksem, gangguan ginjal, gatal-gatal, dan lain-lain.

 Di bawah ini adalah beberapa khasiat kacang panjang untuk mengatasi penyakit tertentu lengkap dengan resepnya.

  1. Meluruhkan air seni: ambil 50 gram daun segar kacang panjang kemudian cuci bersih. Setelah itu, rebus dengan dua gelas air sekitar 30 menit. Setelah dingin, saring airnya dan minum dua kali sehari, pada pagi dan sore hari.
  2. Penyakit pinggang: gunakan 200 gram biji kacang panjang, 200 gram jahe, dan 25 gram kencur. Semua bahan kemudian direbus dengan 500 cc air, hingga tersisa sekitar 200 cc. Setelah itu, airnya disaring, kemudian diminum. 
  3. Meningkatkan stamina: ambil 100 gram kacang panjang, ditambah dengan lima buah angco yang dibuang bijinya, serta 25 gram kencur. Rebus semua bahan dengan 600 cc air. Lalu, biarkan hingga tersisa 200 cc. Setelah itu, airnya disaring, ditambah madu secukupnya, dan airnya bisa langsung diminum. 
  4. Penderita anemia atau kurang darah: ambil 200 gram kacang panjang, dengan ditambah 100 gram anggur dan hati ayam secukupnya. Bahan-bahan tersebut kemudian dimasak sesuai selera. Makan teratur bisa mempercepat tercapainya hasil. 
  5. Penderita batu ginjal: ambil 200 gram kacang panjang dan 200 gram asparagus. Semua bahan diblender dengan air secukupnya hingga tertampung 200 cc. Kemudian direbus, hingga mendidih dan airnya diminum hangat-hangat. 
  6. Untuk merawat payudara: ambil beberapa kacang panjang, cuci bersih, lalu tumbuk hingga halus. Balurkan tumbukan kacang panjang ke seluruh payudara dan diamkan selama 3 jam. Bersihkan payudara dengan air biasa. Lakukan 3 kali seminggu.

 Saat membeli kacang panjang, pilihlah yang masih muda, masih renyah, berwarna hijau, dan segar. Anda bisa menjadikannya lalapan atau dibuat aneka masakan, seperti lotek, gado-gado, atau sekadar ditumis. Jangan memasak terlalu lama karena bisa menghilangkan kandungan nutrisinya. 

4. Kubis 

  Berbeda dengan kacang panjang dan wortel yang diminati banyak orang, jenis sayuran yang satu ini justru malah banyak dihindari. Alasannya, sayuran yang juga sering disebut kol ini bisa menghasilkan gas dalam lambung. Padahal, kubis mengandung banyak zat yang berguna untuk tubuh, di antaranya adalah air, protein, lemak, karbohidrat, serat, kalsium, fosfor, besi, natrium, kalium, vitamin (A, C, E, tiamin, riboflavin, dan nicotinamide), dan betakaroten. Senyawa aktif yang ditemukan pada kubis di antaranya anthocyanin, sianohidroksibutena, sulforan, dan iberin. Adanya zat anthocyanin menyebabkan warna kubis dapat berubah menjadi merah. Manfaat kubis bagi tubuh antara lain: 

  • Mencegah sariawan karena kandungan vitamin C di dalamnya yang tinggi. 
  • Kandungan sulforafan dan histidine dapat menghambat pertumbuhan tumor, mencegah kanker kolon, dan rektum, detoksikasi senyawa kimia berbahaya, seperti kobalt, nikel, dan tembaga yang berlebihan di dalam tubuh serta meningkatkan daya tahan tubuh untuk melawan kanker. 
  • Dapat mengurangi rasa sakit akibat bengkak ketika menyusui. 
  • Kandungan asam amino dalam sulfurnya berkhasiat menurunkan kadar kolesterol yang tinggi. 
  • Membantu menurunkan risiko gangguan jantung dan terjadinya stroke. 
  • Mengurangi risiko terserang katarak. 
  • Mempercepat penyembuhan bisul dan meningkatkan kesehatan pencernaan. 
  • Mengurangi bengkak pada tubuh. Caranya, kompreslah bagian tubuh yang memar, membengkak, atau mengalami nyeri sendi dengan daun kubis yang telah dibersihkan.

 Umumnya, kubis berwarna hijau sangat pucat sehingga disebut forma alba (putih). Namun, ada juga kubis yang berwarna hijau dan merah keunguan. Kubis berasal dari Eropa Selatan dan Eropa Barat. Nama kubis diambil dari bahasa Inggris, cabbage, yang juga merupakan pinjaman dari bahasa Normandia, caboche. Nama "kol" diambil dari bahasa Belanda, kool. Jika Anda ingin membeli kubis, pilihlah yang masih segar. Anda dapat menjadikannya lalapan, dibuat sayur, atau dibuat urap. 

5. Pare

  Banyak orang yang tidak menyukai sayur ini. Pahit, itulah alasan yang mayoritas diungkapkan. Namun, tahukah Anda? Di balik rasa pahitnya itu, pare menyimpan banyak manfaat bagi tubuh. Sejak zaman dahulu, pare telah digunakan sebagai obat penurun panas, obat diare, dan juga digunakan untuk menangkal keracunan makanan oleh masyarakat China. Beberapa manfaat lain dari pare bagi kesehatan tubuh adalah:
  •  Dapat digunakan untuk melawan sel kanker. Khasiat ini diketahui dari sebuah penelitian yang dilakukan dengan menggunakan tikus sebagai binatang percobaan. Tikus-tikus yang telah diinjeksi sel kanker di dalam perutnya, diberi ekstrak pare kemudian dilihat perkembangan sel kanker yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sel kanker yang terdapat di dalam perut tikus berhenti berkembang. Khasiat ini diperoleh dari salah satu kandungan pare, yaitu lesichin yang berfungsi untuk mengaktifkan kerja kekebalan dan berfungsi untuk melawan sel kanker. Pare tidak hanya bermanfaat bagi penderita kanker saja, namun juga mereka yang memiliki tubuh sehat yang ingin mencegah munculnya kanker.
  •  Pare juga bermanfaat menurunkan kadar gula darah. Penurunan kadar gula darah tersebut disebabkan oleh adanya kandungan zat di dalam biji pare yang memiliki kesamaan dengan insulin. Zat protein di dalam buah pare juga berperan dalam penurunan kadar gula dalam darah tersebut.
  • Mempercepat pembongkaran glukosa dan mengubah glukosa yang berlebih menjadi energi. 
  • Untuk mencegah kegemukan. 
  • Serat yang terkandung dalam pare dapat bekerja untuk mengatur kondisi di dalam usus dan berfungsi untuk mengatasi sembelit. 
  • Karoten pare bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata. Dengan demikian, pare dapat digunakan untuk mengatasi ataupun mengurangi keluhan rabun senja. Kandungan kaliumnya berfungsi untuk mengatasi pengonsumsian natrium berlebih sehingga berkhasiat untuk mengatasi tekanan darah tinggi. 
  • Untuk menjaga kecantikan kulit dengan kandungan vitamin C di dalamnya. Vitamin C tersebut bermanfaat mencegah kerusakan kulit yang diakibatkan oleh sengatan ultra violet, yang berarti pare dapat mencegah munculnya noda hitam dan kerutan pada wajah.
  • Pare juga dapat mengatasi terganggunya nafsu makan. Ini terjadi terutama pada saat udara terasa panas. Dengan demikian, pare sangat cocok bila dimasak pada saat musim kemarau.
  • Biji pare merupakan antioksidan yang cukup kuat yang dapat melawan radikal bebas.

 Meskipun pare kaya akan manfaat, seyogianya jangan mengonsumsi pare secara berlebihan, terutama untuk wanita hamil karena konsumsi pare berlebihan dapat mengakibatkan keguguran.

 Beberapa sayuran lain yang juga mempunyai banyak manfaat bagi tubuh penulis sajikan dalam tabel berikut ini:

KHASIAT BERBAGAI SAYURAN 


1. Sawi 
- Dapat menghilangkan rasa gatal di tenggorokan pada penderita batuk.
- Sawi bersifat menghangatkan dan berkhasiat sebagai anti-inflamasi.
- Daun sawi berguna untuk peluruh air seni, radang ginjal, dan bisul.
- Sawi juga sebagai bahan pembersih darah, memperbaiki fungsi kerja ginjal, dan seratnya untuk memperbaiki serta memperlancar pencernaan.
- Adanya indol dan isotiosianat yang berfungsi untuk mereduksi potensi kanker karena kemampuan kedua komponen ini mengatur enzim yang berfungsi mendetoksifikasi hati. 
- Kandungan goitrogen dapat menghambat fungsi kelenjar tiroid sehingga dapat mencegah penyakit gondok.
- Mencegah penyakit jantung.
- Mencegah anemia dan menjaga kornea mata agar selalu sehat. 

2. Bayam 
- Dapat meningkatkan kinerja ginjal dan melancarkan pencernaan.
- Dapat memperkuat akar rambut serta mengobati tekanan darah rendah, kurang darah (anemia), dan gagal ginjal.
- Mampu mengurangi risiko terserang tumor di bagian perut, kulit, paru-paru, prostat, dan kandung kemih.
- Mencegah hilangnya penglihatan akibat usia yang menua (macular degeneration), penyakit kanker, katarak, dan bayi lahir cacat. 

3. Buncis
- Menstimulasi sistem kekebalan tubuh secara alami.
- Menetralkan gula darah.
- Mengobati tukak lambung.
- Mencegah kanker usus besar.
- Mampu memperkecil risiko terkena kanker ganas. 

4. Terong 
- Sebagai anti-kejang dan pendepak gangguan pembuluh darah.
- Menghambat serangan sawan, gugup, atau kekejangan saraf.
- Jus terong bisa menekan kerusakan pada sel-sel dengan penyimpangan kromosom sebagai pertanda adanya kanker.
- Bisa menetralkan kerusakan pembuluh darah arteri.
- Mampu mengobati campak, cacar air, ketergantungan alkohol, gastritis, dan luka bakar. 

5. Labu siam
- Menurunkan lemak darah (kolesterol dan trigliserida).
- Menurunkan panas.
- Memperlancar proses pencernaan.
- Kandungan alkoloid di dalamnya bisa membuka pembuluh darah yang tersumbat.  

6. Kangkung 
- Sebagai antiracun.
- Antiradang.
- Peluruh kencing (diuretik). 
- Menghentikan perdarahan (hemostatik). 
- Sedatif (obat tidur). 

7. Bunga kol 
- Mengurangi kandungan lemak.
- Membersihkan usus.
- Menurunkan risiko terkena penyakit kanker prostat, kanker usus, dan kanker perut.
- Membantu menurunkan kadar gula dalam darah, sangat baik bagi penderita kencing manis. 
- Menurunkan kolesterol.

8. Selada 
- Mengandung mineral, termasuk iodium, fosfor, besi, tembaga, kobalt, seng, kalsium, mangan, dan potasium.
- Membantu menurunkan risiko gangguan jantung dan terjadinya stroke.
- Mengurangi risiko terjadinya kanker.
- Mengurangi risiko terkena katarak.
- Membantu mengurangi risiko spina bifida (salah satu jenis gangguan kelainan pada tulang belakang).
- Membantu kerja pencernaan dan kesehatan organ hati.
- Mengurangi gangguan anemia.
- Membantu meringankan insomnia (sulit tidur) karena ketegangan saraf. 

9. Rebung
- Mengandung protein, karbohidrat, lemak, vitamin A, tiamin, riboflavin, vitamin C, serta mineral lain, seperti kalsium, fosfor, besi, air, dan kalium.
- Dapat mengurangi risiko stroke.
- Kandungan serat dalam rebung dapat mencegah aterosklorosis (penyumbatan pembuluh darah), koroner, diabetes mellitus (kencing manis), hiperkolesterolemia (kelebihan kolesterol), hipertensi, hiperlipidemia (kelebihan lemak), dan kanker kolon (usus besar).

10. Tomat
- Kandungan likopen dalam tomat dapat melawan pembentukan sel-sel kanker serta berbagai jenis komplikasi permasalahan kesehatan lainnya. 
- Membantu menurunkan risiko gangguan jantung.
- Menghilangkan kelelahan dan menambah nafsu makan. 
- Memperlambat penurunan fungsi mata karena pengaruh usia (age-related macular degeneration). 
- Mengurangi risiko radang usus buntu.
- Membantu menjaga kesehatan organ hati, ginjal, dan mencegah kesulitan buang air besar. 
- Meningkatkan jumlah sperma pada pria. 
- Memulihkan fungsi lever. 
- Merupakan antiseptik alami untuk mencegah terjadinya infeksi. 
- Kadar asam nikotin pada tomat bisa menurunkan kolesterol, dengan begitu bisa mencegah penyakit jantung. 
- Vitamin K yang terkandung dalam tomat berfungsi mencegah perdarahan.

sumber : buku ide ide agar tubuh tetap hot dan sehat karya aqila smart 

0 Response to "Meraup sejuta manfaat sayuran"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel