-->

Investasi Adalah Jalan Terbaik Mencari Keuntungan

 Investasi Sebagai Sumber Dana Paling Menguntungkan


 Bagi Anda seorang pebisnis, dana segar (fresh money) adalah faktor penentu kelangsungan perusahaan Anda. Meskipun tidak menjadi satu-satunya faktor penentu, ketersediaan dana tersebut akan menjadi hal yang penting bagi berdirinya suatu entitas bisnis.
investasi


 Untuk memperoleh investor dan suntikan dana segar bagi perusahaan Anda, memang tidaklah mudah. Apalagi, jika Anda seorang pebisnis yang baru merintis karier. Anda memerlukan pengalaman, relasi bisnis yang luas, dan juga teknik-teknik khusus yang memadai.

 Ada beberapa faktor yang menyebabkan mengapa alternatif untuk mencari investor jauh lebih menguntungkan dibandingkan alternatif pendanaan yang lain. Di antaranya adalah sebagai berikut:


 1. Bagi pengusaha pemula, alternatif ini lebih mudah dibandingkan dengan memperoleh pinjaman bank.
 2. Bisa berbagi risiko dengan rekanan bisnis.
 3. Tidak perlu membayar bunga dan menyertakan jaminan dan
 4. Anda dapat memperoleh nilai tambah dari rekanan yang dapat berupa pengalaman, relasi bisnis, dan sebagainya.

Namun, alternatif ini juga memiliki kendala dan beberapa persyaratan, seperti:

 1. Tidak mudah memperoleh rekanan yang sesuai.
 2. Anda tidak memiliki kendali 100% terhadap bisnis Anda; dan.
3. Terdapat risiko perpecahan atau bisnis Anda dapat diambil-alih oleh investor.

 Nah, setelah mengetahui keuntungan dan kerugian alternatif pendanaan bisnis dari pihak eksternal ini, kini Anda dapat mempersiapkan langkah-langkah strategis guna memastikan bahwa Anda akan berhasil memperoleh kucuran dana dari para investor.

 Ada beberapa jenis investor yang ada, di antaranya:

 1. Investor perorangan/individual,
 2. Lembaga investasi swasta/venture capital,
 3. Investasi dari pemerintah, dan
 4. Investasi berbasis sosial/investasi dana CSR (Corporate Social Responsibilities)/PKBL (Program Kemitraan dan Bina Lingkungan).

 Pada dasarnya, semua jenis investasi tersebut adalah baik dan menguntungkan dan lebih tergantung pada kesempatan yang Anda miliki untuk memperoleh akses ke investor tersebut di atas. Anda dapat mencari informasi tentang investasi dari lembaga swasta maupun pemerintah melalui media massa, internet, LSM, atau langsung datang ke institusi yang bersangkutan.

Atau, alternatif lain Anda dapat memperoleh dana segar dari BUMN. Yang perlu Anda tahu bahwa BUMN diwajibkan menyisihkan dana beberapa persen dari keuntungan yang diperolehnya untuk dapat disalurkan sebagai permodalan bagi pebisnis berskala kecil dan menengah (UKM), seperti Pertamina, BRI, Bank Mandiri, PNM, dan BUMN lain.

 BUMN menyediakan dana ratusan miliar dalam program PKBL tersebut, namun penyalurannya tidak berlangsung dengan baik disebabkan minimnya sosialisasi kepada masyarakat. Setelah memperoleh informasi yang memadai mengenai calon investor, langkah selanjutnya ialah menyiapkan rencana bisnis dan presentasi bisnis kepada calon investor.

 Anda harus meyakinkan diri bahwa rencana bisnis yang Anda buat merupakan dokumen terbaik yang pernah Anda buat sepanjang hidup Anda karena mungkin tidak akan pernah ada kesempatan kedua. Terbaik di sini bukan berupa dokumen yang menyajikan informasi super-optimistis dengan angka-angka tinggi yang tidak masuk akal.

 Namun, dokumen rencana bisnis yang baik adalah: 

1. Jujur/Honest

 Anda tidak perlu berbohong untuk mendapatkan investor walaupun Anda memang sedang benar-benar membutuhkan dana segar. Lebih baik Anda jujur dalam menyampaikan materi presentasi. Bangunlah kepercayaan sejak awal dengan pihak investor agar mereka yakin untuk menanamkan modal mereka. 

2. Menyeluruh/Comprehensive

 Rencana bisnis haruslah menyeluruh agar dapat memberikan gambaran bagaimana bisnis yang sedang Anda rintis.

3. Masuk akal/Doable

 Apa yang akan Anda capai dalam suatu bisnis haruslah masuk akal agar para investor tidak merasa ragu dengan kelangsungan bisnis Anda. Jangan terlalu memaksakan suatu pencapaian hanya untuk membuat investor kagum. 

4. Jelas/Clear

 Pastikan para investor merasa sudah jelas dengan rencana bisnis yang Anda susun dan mereka merasa harus berinvestasi dalam perusahaan Anda. 

5. Informatif

 Walaupun presentasi yang Anda lakukan relatif singkat, tetap usahakan kegiatan ini syarat akan informasi dan membuat investor tertarik dengan bisnis Anda.

6. Dirancang dengan profesional/Presentable

 Para investor yang akan Anda temui adalah mereka yang telah lama berkecimpung dalam dunia bisnis. Anda pun akan dianggap remeh ketika berpresentasi. Namun, jika rencana bisnis dapat Anda susun dengan profesional, percayalah Anda tidak akan dipandang sebelah mata sehingga Anda akan tetap mendapat perhatian dari mereka.

 Ketika Anda telah berhasil menyusun rencana bisnis yang memiliki kriteria seperti di atas, Anda sudah setengah jalan menuju keberhasilan. Setelah Anda siap dengan rencana bisnis yang baik, langkah berikutnya yang perlu Anda lakukan adalah melakukan presentasi bisnis di hadapan calon investor. Hal ini merupakan aktivitas yang sangat vital dan akan menentukan apakah proposal bisnis Anda layak untuk diterima atau tidak.

 Siapa pun calon investor Anda, baik individual maupun institusi, Anda harus memastikan. bahwa presentasi tersebut mampu meyakinkan mereka untuk berinvestasi dalam bisnis Anda.

 Beberapa tips yang dapat Anda terapkan guna menciptakan suatu presentasi bisnis yang berhasil dan dapat menghasilkan dana bagi perusahaan Anda adalah sebagai berikut: 


1. Senantiasa berpikir positif

 Senantiasa berpikir positif akan membuat Anda rileks dan menunjukkan antusiasme yang wajar. Orang yang berpikir positif dapat dengan mudah dikenali dari tatapan matanya yang tajam, namun lembut dan raut muka yang cemerlang. Dengan berpikir positif, akan lebih mudah bagi Anda untuk membentuk optimisme dan meyakinkan calon investor bahwa Anda memiliki ide bisnis yang hebat dan Anda adalah orang yang tepat untuk menjalankan hal tersebut. Dengan demikian, sejak investor melihat Anda, mereka akan lebih yakin untuk menanamkan modal mereka kepada bisnis Anda. 

2. Kumpulkan informasi selengkap mungkin

 Sebelum melakukan presentasi bisnis, lakukan riset mendalam dan pastikan bahwa Anda memiliki informasi yang relevan tentang latar belakang calon investor Anda selengkap mungkin. Ingatlah bahwa pengetahuan Anda tentang calon investor tersebut akan sangat membantu Anda guna memahami "cerita di balik layar" yang dilakukan oleh mereka dalam setiap pengambilan keputusan. 

3. Berpenampilan profesional

 Dalam presentasi bisnis seperti ini, penampilan yang profesional adalah hal yang sangat penting. Usahakan semaksimal mungkin agar Anda dapat berpenampilan rapi, dengan menggunakan jas atau minimal menggunakan dasi. Ingatlah bahwa penampilan yang profesional tidak mesti harus menggunakan pakaian mahal. Bilamana Anda laki-laki, bercukurlah (well-groomed) dengan rapi agar Anda tampak segar dan siap menghadapi tantangan.

4. Pastikan material pendukung tersedia dengan baik

 Anda harus memastikan bahwa laptop, LCD Projector, atau material pendukung yang akan Anda gunakan dapat berfungsi dengan baik. Jangan sampai konsentrasi Anda terpecah hanya karena material pendukung yang Anda persiapkan tidak bekerja dengan baik. Hal ini akan membuat Anda grogi dan melakukan banyak kesalahan. Akan sangat merugikan jika hal ini terjadi. 

5. Kuasailah materi Anda sebaik mungkin

 Banyak sekali presentasi bisnis yang gagal disebabkan presenter kurang memahami materi yang disampaikannya. Hal ini jangan sampai terjadi karena akan mengurangi kredibilitas Anda di mata calon investor. Gunakan waktu yang memadai untuk mempelajari materi Anda sebaik mungkin dan berusahalah berpikir out of the box guna mengantisipasi pertanyaan- pertanyaan dari mereka yang mungkin di luar dugaan Anda. 

6. Gunakan data yang akurat dan memadai

 Presentasi yang bagus adalah presentasi yang ditunjang dengan data-data yang akurat dan memadai. Gunakan grafik, tabel, dan perhitungan finansial yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Bagaimana pun juga, aspek finansial merupakan salah satu faktor terpenting guna menarik minat investor.

7. Buatlah presentasi yang singkat, padat, dan jelas

 Presentasi yang baik bukanlah presentasi yang berisi puluhan slides Power Point, namun tidak ada esensinya. Power Point hanyalah alat untuk menyampaikan gagasan Anda tentang bisnis tersebut. Gunakan slide presentasi secukupnya saja, namun mampu menampung gagasan Anda secara komprehensif dan mudah dimengerti. Ingatlah selalu bahwa pemahaman mereka terhadap ide-ide bisnis Anda belum tentu sama dengan Anda. Oleh karena itu, sebisa mungkin, gunakan bahasa yang umum dan jelas bagi orang yang awam dengan bisnis Anda. Jika penguasaan bahasa Inggris Anda pas-pasan, sebaiknya dihindari penggunaan bahasa Inggris guna kepentingan pamer atau gaya semata. Lain halnya kalau Anda melakukan presentasi di hadapan orang asing, sebaiknya menggunakan bahasa Inggris 100%. 

8. Jujur, jujur, dan jujur

 Tetaplah jujur dalam setiap perkataan Anda. Katakan bisa kalau memang bisa dan sebaliknya. Calon investor lebih menyukai pebisnis yang jujur dalam menyampaikan proyeksi bisnisnya di masa depan dibandingkan mereka yang suka membual dan menyampaikan angka-angka yang tidak masuk akal. Sekali Anda ketahuan berbohong, hampir mustahil bagi Anda untuk dapat meyakinkan mereka kembali. 

9. Dengarkan, jangan cuma bisa bicara

 Mendengarkan pendapat orang lain merupakan suatu hal yang tampaknya mudah, namun sangat sulit untuk dilakukan. Umumnya, saking bernafsunya, orang akan terus-menerus berbicara dan gagal menyerap aspirasi orang lain. Kalau hal ini terjadi, akibatnya bisa fatal. Investor perlu meyakinkan diri mereka bahwa mereka akan bekerja sama dengan orang yang kooperatif dan mau memahami pendapat orang lain, bukan orang yang egois dan ingin menang sendiri. Memang benar, presentasi adalah suatu kegiatan ketika Anda menyampaikan materi yang Anda miliki. Namun, para pendengar pun akan merasa bosan karena tidak adanya komunikasi antara pendengar dan presenter. Begitu pun yang akan dirasakan para investor. 

10. Tetaplah tenang dan jangan ngotot

 Dalam presentasi bisnis, Anda akan bertemu dengan orang berbicara dengan sangat lugas, apa adanya (straight forward), dan tajam. Jika Anda tidak mengantisipasi hal itu dengan baik, bukan tidak mungkin emosi akan terpancing. Bila hal tersebut terjadi, bisa dipastikan presentasi itu akan gagal dengan prematur karena kita tidak berhasil mengendalikan diri kita. Hal yang perlu Anda lakukan adalah tetap tenang, senantiasa berpikir positif, dan tidak ngotot. Dalam banyak kasus, sering investor hanya ingin menguji dan memastikan bahwa Anda memang memiliki mental entrepreneur yang sangat kuat. 

11. Sampaikan prestasi (achievement) Anda dan testimoni dari orang atau lembaga yang berpengaruh 

 Untuk mendukung presentasi bisnis Anda kepada investor, Anda perlu memaparkan prestasi yang telah Anda capai hingga saat ini. Selain itu, usahakan untuk memperoleh dukungan atau testimoni dari klien atau kolega yang puas dengan pekerjaan Anda. Akan lebih bagus kalau testimoni tersebut Anda peroleh dari orang atau lembaga terkemuka yang berpengaruh.

12. Jangan mudah menyerah dalam negosiasi

 Anda perlu mempersiapkan diri semaksimal mungkin guna menghadapi proses negosiasi untuk pembagian komposisi saham ataupun hal-hal lainnya. Persiapkanlah titik terendah (bottom-line) yang masih dapat Anda akomodasi. Jangan mudah menyerah atau pasrah demikian saja terhadap tawaran dari investor karena bisa jadi hal ini akan Anda sesali di kemudian hari. Ingatlah selalu bahwa pada dasarnya negosiasi adalah suatu seni untuk menciptakan kompromi atas berbagai pendapat yang berbeda.

 Secara garis besar, tips-tips di atas akan sangat membantu Anda untuk menciptakan suatu presentasi bisnis yang powerfull dan efektif di hadapan calon investor.

 Pada dasarnya, investor hanya perlu diyakinkan bahwa bisnis yang sedang ditawarkan ini memiliki prospek yang bagus di masa depan dan Anda sanggup melindungi dana dan kepentingan mereka serta memberikan keuntungan sesuai dengan yang mereka harapkan.

 Bila Anda mampu memberikan semua itu, niscaya Anda akan memperoleh investasi berapa pun yang Anda butuhkan.



0 Response to "Investasi Adalah Jalan Terbaik Mencari Keuntungan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel